Familiarisation Trip ke Kuala Lumpur bersama Tourism Malaysia Medan

Sebuah pesan Whatsapp masuk di suatu pagi bulan Mei 2022. Aku tengah sibuk mengerjakan tugas domestik di rumah hingga baru sempat menengok pesan tadi dua jam kemudian. Pesan singkat dari Kak Natasya, Marketing Executive Tourism Malaysia Medan pagi itu cukup bikin penasaran. Beliau menanyakan apakah aku sudah mendapat booster vaksin atau belum. Cuma itu saja.

Fam Trip KL bersama Tourism Malaysia Medan

Aku jadi teringat di bulan Februari 2022 lalu beliau sempat menghubungi via WA dan menanyakan kesediaanku mengikuti Fam Trip ke Pulau Langkawi, Malaysia pada awal Maret. Sayangnya aku tak bisa ikut karena terkendala booster vaksin. Waktu itu aku memang belum menerima booster karena booster Sinopharm masih sangat sulit didapat. Sedih banget karena sebetulnya aku sudah “sakaw” jalan-jalan. Ya sudahlah, namanya belum rezeki.

Sambil menengok kembali isi pesan pagi tadi, aku lantas mikir, barangkali dalam waktu dekat bakal ada trip terbaru. Namun aku tidak bertanya lebih jauh lagi. Toh sekarang aku sudah mendapat vaksin lengkap sebanyak tiga kali. Istilahnya sudah siap untuk diajak jalan-jalan ke luar negeri. Hahaha.

Tanggal 8 Juni 2022 akhirnya aku mendapat undangan Fam Trip yang akan dilaksanakan pada 22-28 Juni 2022. Surat jemputan resmi dari Tourism Malaysia Medan aku terima saat sedang repot luar biasa mengurus kucing-kucingku yang sakitnya estafet dan harus bolak-balik ke vet. Di sela-sela kesibukan tadi akupun mengisi formulir dan melengkapi data yang diminta.

Jujur, perasaanku campur-aduk antara senang sekaligus bingung. Duh, gimana ya kalau jadi berangkat dalam waktu dekat? Aku harus minta bantuan siapa mengurus kucing-kucing sakit ini?

Segala kekhawatiran sedikit berkurang ketika rencana perjalanan tersebut sempat mengalami tiga kali perubahan dari jadwal semula. Justru aku bersyukur sebab masih diberi waktu mempersiapkan hal lain sebelum berangkat.

Persiapan Jelang Keberangkatan

Setelah menanti kabar beberapa waktu lamanya, akhirnya jadwal pelaksanaan Famtrip ditetapkan pada tanggal 6 – 11 September 2022. Untuk memudahkan koordinasi, seluruh peserta lalu dimasukkan ke sebuah WhatsApp Group. Ah, senangnya karena aku bisa traveling ke luar negeri lagi usai terakhir kali berlibur dengan suami ke Singapura bulan November 2019, sebelum pandemi Covid-19.

Familiarisation Trip bertajuk “Exciting Vacation in Malaysia – Nature to City Experience” tersebut akan diikuti oleh 15 orang, terdiri dari media dan perwakilan agen perjalanan lokal, serta didampingi oleh Kak Natasya dari pihak Tourism Malaysia Medan (TMM).

Di awal aku hanya mengenal sebagian kecil peserta karena kebetulan sama-sama berasal dari media. Aku merasa senang sebab bisa mengenal teman-teman baru, terutama dari agen perjalanan. Ini sesuatu yang membahagiakan dan jadi pengalaman pertamaku ngetrip bersama Tourism Malaysia Medan.

Itinerary kemudian dibagikan sebagai panduan selama trip berlangsung. Meski terdapat perubahan hingga destinasi final yang dipilih adalah Kuala Lumpur dan sekitarnya, aku tetap excited. Bagiku perjalanan bukan semata-mata tentang destinasi, tapi bagaimana kita bisa menikmati dan memaknainya.

Sebelum tanggal keberangkatan, peserta diminta hadir di kantor Konsulat Jeneral Malaysia untuk agenda Briefing Fam Trip “Liburan Seru 6H5M di Malaysia”. Pada tanggal 1 September 2022 Kamis jam 10.00 wib, sebagian peserta hadir disana dan mendapat pengarahan dari Puan Yusnita Yusof selaku Timbalan Pengarah (Deputy Director) Tourism Malaysia Medan dan Kak Natasya sendiri.

Aku berkesempatan untuk kenalan dan bertemu langsung dengan sebagian besar peserta Fam Trip. Ah, makin tak sabar ingin segera jalan bareng mereka!

Memulai Fam Trip Menuju Kuala Lumpur Bersama Batik Air

Pada tanggal 6 September 2022 seluruh peserta diharapkan kumpul di bandara Kualanamu pada pukul 8 pagi. Supaya tak kesiangan karena harus mengurus beberapa keperluan di rumah, aku bangun dan bersiap-siap sebelum subuh. Suami lalu mengantarkanku ke stasiun Railink. Setibanya disana, aku membeli tiket keberangkatan kereta pukul 06.45 wib agar tidak telat.

Fam Trip ke Malaysia

Lama tidak melakukan perjalanan karena pandemi membuatku sedikit deg-degan. Terlebih lagi aku bakal melakukan perjalanan dengan sejumlah teman baru yang tentunya butuh adaptasi. Semoga semua berjalan lancar sesuai rencana dan bisa dinikmati, ya.

Aku dan Koh Victor dari Angkasa Tour tiba cukup awal di bandara, disusul oleh Bang Ryan dari Raya Utama Travel. Bang Ryan sempat membantuku melengkapi pengisian data di aplikasi MySejahtera karena aku belum mengunggah sertifikat vaksinnya. Meski tidak wajib menggunggah sertifikat tersebut, tak ada salahnya dilengkapi saja, begitu pikirku.

Maskapai Batik Air KNO - Kuala Lumpur

Tak lama kemudian satu-persatu peserta lain hadir, lalu kami melakukan check-in, dan masuk ke boarding room. Sebelum berangkat kami tak lupa untuk foto bersama di ruang tunggu bandara.

Maskapai Batik Air nomor penerbangan ID 7288 akan bertolak menuju Kuala Lumpur tepat pukul 11.00 wib. Namun karena terkendala urusan teknis, pesawat baru benar-benar berangkat sekitar 1 jam kemudian. Dari total 15 peserta, sebanyak 14 orang akan melakukan perjalanan bersama, sebab Pak Willy dari Sedona Holidays akan menyusul dengan penerbangan lain karena tengah mengikuti acara.

Aku menelepon suami dan mengirimkan pesan singkat lewat WA ke adik-adikku saat terdengar panggilan untuk masuk ke pesawat. Perjalanan ini adalah satu kesempatan baik. Aku harus tetap fit agar bisa mengunjungi tempat-tempat menarik sesuai itinerary di Malaysia nanti.

Bismillahirrahmanirrahim… sampai jumpa di Kuala Lumpur!

7 thoughts on “Familiarisation Trip ke Kuala Lumpur bersama Tourism Malaysia Medan

  1. Duuuuh enaaaaknya mba molly … πŸ˜„πŸ˜. Aku kangeeeen banget ma Malaysia. Sebenernya kemarin itu udah nyari2 tiket mba, mau ajakin anak2 ke sana. Ama singapur sekalian. Trus liat tiket langsung shock 🀣🀣🀣🀣🀣. Kenapa jadi mahal bangettt wkwkwjwj. Jadi terpaksa tunda dulu, at least Ampe THN depan. Prepare budgetnya dulu. Kalo hrg tiket masih kayak dulu, asik2 aja LGS berangkat πŸ˜‚. Skr mah yg mahal tiket pesawat. Trus cek hotel di singapur, sama bikin jantungan. Hotel budget yg aku inepin dulu aja jadi 4 juta permalam 🀣🀣🀣🀣. Udah sama kayak rate hotel Langham dan Fairmont Jakarta πŸ˜‚

    Dipikir2, jadi lebih murah traveling Ama tur skr ya mba. Drpd pergi sendiri, selama hrg tiket masih tinggi. Ditunggu cerita2 lainnya di Malaysia mba molly 😊

    Liked by 1 person

    • Benet Mba Fanny, harga tiket pesawatnya masih mahal. Belum balik normal kayak biasa. Kalau hotel di Malaysia relatif sama aja kayak sebelum pandemi. Singapura dari dulu udah serba mahal, makin kesini makin terasa mahalnyaπŸ˜‚. Tapi kalau mau nyaman dan harga ramah di kantong, saat ini pilihan pakai jasa tour perjalanan jadi masuk akal. Untukku pribadi sama enaknya, berangkat mandiri bisa eksplor lebih, berangkat pakai tour kita dapat harga yang affordable dengan kualitas hotel yang oke.
      Ok Mba Fan, thanks udah baca cerita awal ini. Aku bakal tulis lanjutannya yaπŸ˜€

      Like

  2. Ya ampun, kak Molly, bikin ngiri banget bisa diundang famtrip ke Malaysia. Aku seumur-umur belum pernah ke negara mana pun wkwk, baik diundang pihak dalam negeri atau negara setempat.

    Asyik banget bisa kumpul sekaligus kenalan sama temen-temen sesama blogger. Ditunggu cerita lanjutannya, mbak.

    Like

Yuk, silakan berkomentar disini. DILARANG meninggalkan link hidup di kolom komentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s