Ngabuburit Bareng Blogger di Medan

Ngabuburit Bareng Blogger di Medan —  Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Pada bulan suci inilah umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Di Indonesia, ada satu ritual unik yang sering kita jumpai saat Ramadhan tiba, yakni ngabuburit. Ngabuburit sendiri adalah istilah yang berasal dari bahasa Sunda, artinya menunggu datangnya waktu maghrib. Beberapa tahun terakhir istilah itu menjadi populer ketika memasuki bulan Ramadhan. Para muda-mudi berkumpul bersama mendatangi pusat keramaian untuk menunggu azan maghrib berkumandang yang menandakan tibanya waktu berbuka puasa.

Ngabuburit Bareng Blogger di Medan

Pada Ramadhan kali ini, beberapa waktu yang lalu, mbak Nurul Hutami dari BBlog mengirimkan email kepadaku. Setelah melakukan percakapan via Whatsapp dengan mbak Tami, ternyata BCA dan BBlog akan mengadakan acara Ngabuburit Bareng Blogger di kota Medan. Wah, seru nih ! Beberapa teman dari blogger Medan juga turut diundang pada acara itu.

Ngabuburit Bareng Blogger di Medan

Ngabuburit Bareng Blogger ini adalah Roadshow yang diselenggarakan oleh BCA bekerjasama dengan BBlog. Beruntung, kota Medan menjadi salah satu pilihan kota tempat penyelenggaraan acara yang melibatkan para blogger. Sebelumnya, Bandung menjadi kota pertama yang menggelar acara keren ini. Seneng ih, kan jarang-jarang ada event kayak gini di Medan. Biasanya acara-acara yang berkaitan dengan blogging maupun kepenulisan pada umumnya hanya ‘singgah’ di kota-kota di pulau Jawa. Nasib buat yang tinggal di Sumatera.

Tanggal 21 Juni 2016 lalu, bertepatan pada hari Selasa, akupun bersiap-siap untuk berangkat menuju lokasi acara di Level 02 Rooftop. Sekitar jam 15.15 WIB aku tiba di lokasi. Banner acara terlihat di depan café. Tapi kok rada sepi ya? Apa belum pada nongol nih? Cuma ada bang Din Afriansyah sedang duduk manis sambil ngutak-ngatik smartphone-nya. Ya udah, aku nunggu aja di lantai bawah bareng dia. Satu persatu teman-teman akhirnya muncul juga. Kami pun segera naik ke lantai 2 tempat acara berlangsung.

Sebelumnya, seluruh undangan melakukan registrasi terlebih dahulu dan diberikan semacam nomor untuk masing-masing. Satu persatu tamu undangan mulai datang dan memenuhi ruangan yang tidak terlalu besar itu. Hmm, selain teman-teman blogger sendiri yang pastinya sudah aku kenali wajahnya, ada beberapa tamu undangan yang sama sekali aku ngga tau dari mana asalnya. Ternyata aku masih kurang gaul. Hahaha.

Ngabuburit bareng blogger di Medan

Ngabuburit bareng blogger

Ngabuburit Bareng Blogger Medan

 

Sharing Tentang Kepenulisan

Sore itu acara dibuka oleh MC kondang kota Medan, Santo. Kebetulan aku pernah berada di sebuah acara belum lama ini, dimana aku menjadi  salah seorang narasumber dan ia menjadi MC untuk acara tersebut. Surprised aja wajahku yang ngga seberapa ini masih dikenalinya ! Langsung deh, aku bolak-balik jadi target sasaran pertanyaan dari dia. Dendam pribadi kayaknya. Hahaha.

Pertama-tama Ibu Fera Agustina sebagai perwakilan dari BCA memberikan sedikit gambaran mengenai tema acara pada sore itu yakni soal Sakuku. Ada Bapak Iwan Isdawarman yang juga turut memperkenalkan diri dan menjelaskan bahwa blogger adalah media yang punya kekuatan besar dalam mengedukasi masyarakat, apalagi soal perbankan yang terlihat rumit.

Lalu acara dilanjutkan dengan sharing tentang kepenulisan dengan narasumber Mustika T. Yuliandri. Duh, siapa sih yang ngga kenal sama Tika ini? Secara kebetulan, Tika adalah salah seorang teman baikku. Gadis mungil penuh talenta ini punya banyak sekali pengalaman di bidang menulis. Sebagai orang yang aktif menggunakan media sosial, Tika sering menuliskan kata-kata ‘sakti’nya berupa caption di akun Instagram miliknya. Latar belakang pendidikannya di bidang sastra sekaligus pengalamannya pernah bekerja di sebuah majalah lifestyle di Medan, membuatnya mahir dalam meramu kata. Kamu memang keren, Tik !

20160621_163105

Ngabuburit bareng blogger bersama BCA dan B Blog

Menurutnya, tulisan sesingkat dan sesederhana apapun pasti memiliki tujuan.Tulisan yang tidak memiliki tujuan adalah tulisan yang `tersesat`.Waduh, makjleb bener, tapi aku setuju. Tika juga mengajak untuk menulis agar ketika raga telah tiada, tulisan kita akan senantiasa hidup hingga kapanpun. Lalu, apa yang harus ditulis? Tulislah apa yang kita ketahui. Karena jika kita mencoba menulis sesuatu yang tidak kita ketahui atau kuasai, disitulah awal mula bencana itu terjadi. Ya gimana mungkin kita menuliskan sesuatu yang tidak kita pahami, kan? Pasti bakal terlihat bodoh deh.

Terkadang kita sulit untuk memulai menulis. Aku pribadi merasakan hal itu waktu pertama kali ngeblog. Cuma terpaku di depan layar komputer dan bingung. Well, Tika lagi-lagi mengajak kita untuk menulis tanpa rasa takut. Ya, tulis aja apapun yang mau ditulis. Jangan pernah takut salah, takut jelek. Yang penting kita merasa nyaman dengan itu. Biarkan tulisan itu mengalir apa adanya. Nah, peer banget nih buat aku yang sedang belajar menulis dengan baik dan benar.

Menulis secara rutin itu baik. Tapi bila tidak bisa dilakukan terus-menerus juga ngga masalah. Saat sibuk, kita bisa memilih media untuk menulis yang paling mudah. Bahkan kita bisa menulis menggunakan smartphone yang sehari-hari kita pegang. Media yang kerap dipakai untuk menulis antara lain Blog, Instagram, Facebook, Twitter, dan lain-lain.  Selain itu, ada juga tempat konvensional untuk menulis seperti buku diary.

Di akhir sesi, Tika memberikan tips bagaimana agar selalu kreatif. Menulis adalah tentang melepaskan ide dan gagasan yang ada di kepala. Jadi, ketika kita tidak menulis, sebaiknya kita berlatih untuk merekam baik-baik apa yang kita rasakan dengan menggunakan kelima panca-indera. Bagian terakhir ini aku rasakan sendiri saat menuliskan cerita perjalanan di blog pribadiku. Dengan mengaktifkan kelima panca-indera tadi, kita bisa menyajikan tulisan yang `bernyawa` sehingga orang lain bisa turut merasakannya walau tidak berada di tempat dan situasi itu.

Mustika T.Yuliandri dan Aizeindra Yoga di Ngabuburit Bareng Blogger

 

Aplikasi Sakuku, Inovasi BCA

Usai sesi pertama tadi, acara dilanjutkan dengan bagi-bagi hadiah. Syaratnya harus bisa menjawab 3 pertanyaan yang diajukan oleh MC yang kocak ini. Ngga tau kenapa, sore itu aku lagi kurang bersemangat untuk bersaing memperebutkan hadiah. Mungkin efek puasa kali ya? *ngeles aja.

Lanjut ke sesi berikutnya. Ibu Fera dari BCA memberikan sedikit pengenalan mengenai produk dan aplikasi Sakuku. Materinya sendiri dibawakan oleh mbak Diandra yang cantik. BCA memperkenalkan produk Sakuku dalam rangka memenuhi kebutuhan akan kegiatan perbankan bagi generasi muda, yang lebih dikenal dengan generasi Y dan next gen. Generasi ini memiliki kebutuhan yang sangat bervariasi. Oleh sebab itu, mereka membutuhkan produk dengan fitur-fitur yang canggih dan menarik.

Ibu Clara Jessica dari BCA Jakarta di Ngabuburit Bareng Blogger

Sakuku adalah sebuah produk inovasi dari BCA dalam bentuk dompet elektronik, yang bisa digunakan bertransaksi melalui aplikasi smartphone untuk pembayaran saat berbelanja, mengisi pulsa, dan transaksi perbankan lainnya. Jadi, kalau kita hangout, semua keperluan kita bisa terpenuhi melalui aplikasi ini. Praktis banget pokoknya. Aplikasi ini juga bebas dari administrasi bulanan, lho. Jadi ngga usah khawatir saldo akan berkurang secara otomatis. Kita juga ngga wajib menjadi nasabah BCA terlebih dahulu.

Mudahnya lagi, kita bisa men-download secara gratis aplikasi ini melalui Application Store (Google Play Store dan App Store). Taraaaa… kita langsung punya akun berupa dompet elektronik. Dengan limit saldo sebesar Rp 1 juta kita bebas menggunakannya untuk berbagai keperluan. Kalau dirasa kurang, bisa mengaktivasi Sakuku Plus dengan saldo yang dimiliki sebesar maksimal Rp 5 juta. Asik, ya?

Layanan Sakuku yang ada di smartphone kita otomatis berfungsi sebagai dompet elektronik yang bisa dibawa kemana-mana.Untuk nomor dompet elektroniknya juga praktis, hanya menggunakan nomor provider kartu SIM GSM di smartphone kita. Jadi ngga perlu repot mengingat nomor rekeningnya lagi.

Trus, kalau suatu saat smartphone kita hilang gimana? Kan nomornya ikut hilang juga. Jangan khawatir, sepanjang ngga ada seorangpun yang tau no PIN kita (berupa 6 digit angka), semuanya aman! Karena semua pengguna Sakuku diberi fitur pengaman berupa PIN Sakuku. Selanjutnya, kita tinggal datang ke kantor provider untuk melaporkan kehilangan supaya nomor diblokir sementara.  Lalu hubungi Halo BCA di 1500888 untuk ditindaklanjuti penyelesaiannya. Tentunya ada proses verifikasi terlebih dahulu, ya? Untuk menggunakan Sakuku kembali, tinggal download aplikasinya dan registrasi ulang dengan memasukkan data diri yang sama. Mudah dan praktis.

Oya, ada sedikit tambahan bila kita menggunakan Sakuku Plus dibandingkan Sakuku biasa. Di Sakuku Plus kita bisa melakukan transfer, permintaan transfer, tarik tunai di ATM BCA, dan Split Bill. Kalau sedang jalan-jalan bersama teman kita, terbiasa untuk bayar makanan dan minumannya secara patungan. Atau saat ramai-ramai membeli sebuah barang untuk hadiah, misalnya. Nah, dengan Split Bill kita bisa langsung membagi besar tagihan secara merata ke teman-teman sesama pengguna tadi (maksimal sampai dengan 9 teman). Jadi ngga ribet harus nagih satu persatu lagi.

Cara Top Up/transfer ke Sakuku juga mudah. Bisa lewat ATM BCA, menggunakan KlikBCA Individu ataupun m-BCA di BCA mobile. Jadi kalau kepepet bisa deh minta tolong ke saudara atau teman untuk mentransfer sejumlah tertentu.Tapi jangan lupa nanti langsung diganti ya. Hehehe. Masih banyak lagi yang perlu kalian ketahui soal aplikasi keren ini, tinggal cek langsung aja ke websitenya BCA http://www.bca.co.id/id/Individu/Produk/E-Banking/Sakuku

Menjelang maghrib, acara diisi dengan hiburan dari Galaxy Band. Yoga, ikut menyumbangkan suaranya lho. Baru kali ini aku dengar dia menyanyi. Lumayan menghibur perut yang mulai berontak kelaparan. Sambil menunggu berbuka, kami menyempatkan diri untuk foto-foto di café yang kece ini.

Yoga di Ngabuburit Bareng Blogger di Medan

Blog M di acara Ngabuburit Bareng Blogger

Suasana Rooftop 02 Medan

Prasmanan untuk Ngabuburit Bareng Blogger

Sekitar jam setengah tujuh lewat, tibalah waktunya berbuka. Minuman hangat dan dingin serta takjil telah dipersiapkan.Begitu pula hidangan prasmanan untuk para undangan.Di akhir acara diumumkan juga para pemenang lucky draw. Lagi-lagi, aku belum beruntung. Uhukuhuk.

Dan sebagai penutup kebersamaan kali ini, kami ngga lupa foto bareng bersama undangan yang hadir. Setelah mendapatkan goodie bag, akupun ngobrol sebentar dengan teman-teman sebelum pulang. Senang rasanya bisa kumpul-kumpul dan menghadiri acara seperti ini. Berikutnya akan ada beberapa kota lagi yang bakal disambangi. Bersiap ya, teman-teman !

Blogger Medan di Ngabuburit Bareng Blogger

Ngabuburit Bareng Blogger di Medan bersama BCA dan B Blog
Koleksi foto : Sarah Muksin

 

 

*Foto-foto di atas diambil menggunakan smartphone Samsung Galaxy S6 (semua di-resize).

 

Advertisements

27 thoughts on “Ngabuburit Bareng Blogger di Medan

  1. Kalau ngabuburit bareng para blogger tidak hanya sekedar ngabuburit ya Mbak Molly, tapi banyak dapat suplemen ilmunya. Nah saat jadi sasaran tembak berbagai pertanyaan itu dapat hadiah nggak? Hehehehe..

    Like

    • Enaknya acara tempo hari itu kitanya dapet ilmu juga mba Evi, sekalian silaturrahim sama temen-temen juga :). Nah, si MC bukan nodong pertanyaan yang harus dijawab, malahan nanyain ke aku apa ada pertanyaan ngga. Cuma cara nanyanya emang kocak, bikin suasana gak tegang. Hahahaha :)). Kalo pertanyaan berhadiahnya juga ada, tapi hadiahnya belum mendarat di pangkuanku mba ;).

      Like

  2. bca memang keren kalo soal features nya deh ;)..

    seru bgt sih mbak bisa kumpul2 gitu.. aku jrg bisa kalo ada acara kumpul2 blogger -__- . klise lah alasannya, kerjaan kantor juga yg kalo weekend pun biasanya ttp masuk..

    Like

  3. Waaa…awak baru bisa bw bw lagi ke blognya kak molly.

    Kak Tika ini memang sesuatu kali ya. Gak bosan2nya baca tulisannya😊.

    Thanks kak Molly…udah menyalurkan ilmu utk para pembaca yg tak bersempatan ikutan acaranya😊. Berasa disana juga😁

    Like

  4. kak mol, harusnya aku belajar dari mb tika nih, soalnya aku klo bikin kata kata suka ga ada tujuannya alias tersesat ahahahha
    wah blogger medan rame ya kak, klo inget blogger medan aku inget baby risckca

    Like

    • Ayo cari jalan pulang biar gak makin tersesat Nit. Hahahaha :)). Blogger di Medan mayan rame sebetulnya, tapi seringnya yang muncul orangnya yang itu-itu juga :D.

      Like

Yuk, silahkan berkomentar disini. DILARANG meninggalkan link hidup di kolom komentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s