Seru-Seruan di Madame Tussauds Singapore

Seru-Seruan di Madame Tussauds Singapore — Apa yang muncul di benak kita saat mendengar kata Singapura? Belanja… belanja… dan belanja ! Hehehe… Sebenarnya banyak hal yang bisa kita nikmati selama berada di negeri Singa ini. Bagiku dan suami yang kali ini hanya ingin pelesir ke Singapura tanpa menginap, tentu gak semua tempat keren bisa dikunjungi. Kami berdua sudah memilih tempat yang akan kami kunjungi, salah satunya adalah Museum Madame Tussauds di Singapura. Kami menganggap ini hanya perjalanan seru-seruan aja, bukan untuk mengeksplor Singapura apalagi perjalanan khusus fotografi.

Paspor, kartu imigrasi, boarding pass kapal ferry dan uang Singapore Dollar

Ketika sudah berada di Batam, kamipun gak melakukan persiapan khusus, hanya membeli tiket ferry diHarbour Bay Citiwalk untuk keberangkatan esok paginya lalu menukarkan sejumlah uang ke dalam mata uang Singapore Dollar (SGD) di Money Changer daerah Nagoya. Nilai tukarnya saat itu SGD 1 = IDR 9530. Mahal? Lumayaaaan… karena sejak dulu kurs mata uang ini tetap tinggi. Bahkan dulu kami pernah menukarkan Rupiah ke Singapore Dollar saat kurs diatas IDR 10.000 !

Operator kapal ferry yang melayani rute Batam-Singapura ada beberapa, kali ini kami memilih operatorHorizon Fast Ferry. Semua operator kapal ferry yang beroperasi adalah milik perusahaan Singapura, oleh sebab itu standar yang berlaku juga berkiblat ke Singapura. Namun bila membeli tiket dari Batam, kita tetap membayar dalam mata uang Rupiah. Tiket ferry Batam-Singapura pulang-pergi untuk 2 orang adalah IDR 726.000 (termasuk tax Singapura).

Keesokan harinya pagi-pagi kami sudah menuju ke Harbour Bay. Waktu keberangkatan adalah jam 7.30 Wib, namun boarding time-nya adalah jam 7 tepat. Setelah sempat sarapan di Morning Bakery Harbour Baysekitar jam 6 pagi, dan melalui proses di imigrasi, kapal ferry pun bertolak menuju Singapura.

Bersiap naik ke kapal ferry
Dermaga tempat kapal ferry bersandar
Suasana di dalam kapal ferry, sangat bersih, nyaman dan dingin AC-nya

Perjalanan menuju pelabuhan Harbourfront  di Singapura hanya ditempuh dalam waktu 45 menit bila kita naik ferry dari pelabuhan Harbour Bay Batam. Bila naik dari pelabuhan ferry Batam Center, maka waktu perjalanan sedikit lebih lama yakni 1 jam. Perjalanan seperti ini selalu menyenangkan bagiku dan suami, sebab bila tinggal di Batam seperti dulu tentu bisa sering-sering main ke Singapura karena jarak yang dekat dan biayanya juga gak mahal. Kalau tinggal di Medan seperti sekarang otomatis harus naik pesawat menuju Changi. Alhamdulillah, kami berdua sudah pernah merasakan masuk ke Singapura melalui 3 jalur yaitu jalur udara (Bandara), jalur laut (dari Batam) dan jalur darat (naik bis dari Johor Bahru Malaysia). Semuanya punya kesan dan pengalaman tersendiri. Dan imigrasi Singapura terkenal ketat menyeleksi pelancong yang datang dari 3 titik tadi, bahkan saat antrian penuh mereka tetap konsisten memeriksa calon pelancong yang masuk dan bila dicurigai pasti gak segan-segan menyuruhnya masuk ke ruang khusus untuk ditanya-tanya oleh petugas… hehehe.

Pada mulanya Singapura memiliki banyak pulau-pulau kecil disekelilingnya. Dalam perjalanan kapal ferry kita bisa menyaksikan proyek reklamasi yang menjadikan daratan Singapura menjadi semakin luas. Pulau-pulau kecil bersatu menjadi daratan, sehingga kini tersisa 3 pulau besar yakni pulau Singapura, pulau Sentosa dan pulau Ubin.

Oya, saat mendekati pelabuhan Harbourfront di Singapura aku tak lupa mengaktifkan paket data internet dari kartu XL-ku di smartphone android. Paket data untuk di Singapura hanya IDR 75.000/hari, selain kita juga harus menyisakan pulsa sebesar minimal IDR 50.000 setelah dipotong paket data IDR 75.000 tadi. Traveling tanpa paket data internet rasanya kok ada yang kurang ya… hehehe. Lagipula kami hanya sehari aja di Singapura, jadi sayang kan kalau beli sim card lokal disana. Bukan apa-apa sih, Singapura agak pelit jaringan wifi gratisnya.

Harbourfront Ferry Terminal yang terintegrasi dengan mall

Setelah melewati proses pemeriksaan imigrasi, kami berdua langsung menuju ticket counter Horizon Fast Ferry yang terletak di lantai 2 Harbourfront untuk melakukan check in tiket pulang sekaligus menentukan jadwal ferry-nya. Kalau akhir minggu begini, kapal ferry bisa penuh. Jadi kalau gak check in dan mengantongi boarding pass-nya khawatir saat mau berangkat justru seat sudah habis walaupun kita memiliki tiket untuk kembali ke Batam. Kali ini kami memilih untuk kembali ke Batam nanti malam jam 19.15 waktu Singapura.

Salah satu ticket counter di Harbourfront
Sisi luar Harbourfront, terlihat kereta gantung menuju ke pulau Sentosa

Usai mengambil boarding pass tadi, kami berdua menuju Vivo City Mall yang letaknya disebelah Harbourfront. Mall besar yang berseberangan dengan pulau Sentosa ini menyajikan lokasi belanja yang sangat nyaman dan banyak tempat bersantai bersama keluarga. Disana juga banyak terdapat ruang terbuka (termasuk di roof top-nya) yang membuat mall ini membawa suasana yang berbeda dari mall pada umumnya.

Kami berdua langsung menuju ke lantai 3 Vivo City Mall karena disanalah kita bisa membeli tiket monorail Sentosa Express menuju ke pulau Sentosa. Untuk ke pulau Sentosa ada 3 opsi yang bisa dipilih, bisa jalan kaki melalui Sentosa Boardwalk  sepanjang hampir 1 km (buka 24 jam) dan cukup membayar SGD 1 untuk masuk ke Sentosa. Disini kita bisa menikmati pemandangan laut beserta kapal-kapal yang bersandar di sisi kanan. Bisa juga memilih naik kereta gantung (cable car) dengan membayar SGD 27 (tiketnya dibeli diHarbourfront Tower 2) yang akan berhenti di Imbiah Station. Atau bisa juga memilih naik monorail SentosaExpress dan membayar SGD 4 untuk perjalanan pulang-pergi. Karena cuaca di Singapura sangat panas, kayaknya lebih enak naik monorail aja deh… Sekalian hemat waktu dan tenaga daripada jalan kaki menuju Sentosa (karena udah pernah juga merasakan jalan kaki via Sentosa Boardwalk , walaupun ada canopy dan travelator  tapi tetap aja terasa lumayan jauh).

Tujuan kami ke Sentosa adalah ingin Seru-Seruan di Madame Tussauds Singapore and Images of Singapore Live. Ini adalah museum yang didalamnya terdapat patung lilin orang-orang terkenal di dunia, mulai dari para tokoh pemimpin dunia, olahragawan, hingga artis-artis mancanegara. Kebetulan aku sudah membeli tiketnya secara online melalui website resminya beberapa hari yang lalu. Kenapa beli online? Karena pembelian secara online harganya lebih murah ! Di website tertera harga SGD 35/pax (adult) bila membeli tiketnya di counter Madame Tussauds, tapi kalau membeli online harganya SGD 32/pax (adult). Tiket yang dibeli online berlaku selama 3 bulan. Aku sempat menanyakan via email ke admin website-nya (dan direspon dengan cepat) untuk memastikan soal pembelian tiket online ini. Bukti pembelian tiket secara online akan dikirim ke email kita  untuk dicetak dan ditukarkan dengan tiket aslinya di wahana nanti. Dan ternyata, saat menukarkan email dengan tiket untuk 2 orang, aku melihat disana tertera harga masuk yang terbaru yaitu SGD 38/pax untuk orang dewasa (moga-moga sih mataku gak salah lihat ya…). Wah… untung aja kami udah beli secara online, lumayan banget kan bisa hemat SGD 12… hehehe. We`re lucky !

Tiket monorail Sentosa Express dan tiket masuk museum Madame Tussauds + Images of Singapore Live
Monorail Sentosa Express

Bila ingin ke Madame Tussauds maka kita harus berhenti di Imbiah Station yaitu perhentian kedua dariSentosa Station. Kami berfoto-foto sejenak sebelum menaiki eskalator menuju Madame Tussauds.

Tiba di pulau Sentosa
Sentosa Merlion

Setibanya di lokasi Madame Tussauds, kita disajikan pemandangan indah kota Singapura walau agak sedikit terhalang oleh pepohonan. Madame Tussauds sendiri menempati bangunan berwarna putih bergaya kolonial. Sebelum memasuki area museum, kita bisa menyaksikan Images of Singapore Live untuk melihat berbagai atraksi yang ber-setting tempo dulu dan membawa pengunjung seolah berada di setiap periode sejarah Singapura, dimulai dari kondisi Singapura yang berawal dari sebuah kampung nelayan dan mendaratnya Sir Stamford Raffles (zaman kolonialisme Inggris) hingga perkembangannya yang demikian pesat di abad ke-21. Dahulu kehidupan masyarakat Singapura terlihat mirip dengan kondisi masyarakat Indonesia di pedesaan saat ini. Terlihat becak-becak, warung tempat berkumpulnya warga, hingga aneka koleksi kebaya nonya. Salut dengan Singapura yang pintar mengemasnya dalam sebuah pertunjukan interaktif yang unik dan lucu ! Selain itu, kita juga bisa menikmati “The New Spirit of Singapore boat ride”. Semua atraksi ini hanya bisa dinikmati saja namun gak diperkenankan untuk mengambil foto ataupun video.

Pemandangan gedung-gedung tinggi
Bangunan putih Museum Madame Tussauds
Suasana tempo dulu menuju tempat atraksi Images of Singapore Live

Puas menyaksikan atraksi Images of Singapore Live, kami memasuki area museum lilin. Bersyukur saat itu masih cukup pagi dan gak terlalu ramai pengunjungnya sehingga kami berdua bebas berekspresi dengan berbagai macam gaya bersama patung-patung lilin disana. Patung lilin Ir.Soekarno juga terdapat didalamnya. Sebenarnya ada cukup banyak patung lilin disana, namun yang aku tampilkan disini hanya beberapa aja.

Patung Presiden RI pertama, Ir.Soekarno
Bersama Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yeow dan istri
Mahatma Gandhi
Barrack Obama
Serasa jadi permaisuri… hahaha
Bertanding bulutangkis dengan Rudy Hartono
Bersama Fandi Ahmad di lapangan bola
Madame Marie Tussaud sedang membungkus kepala yang terpenggal… hiiii serem !
Obsesi jadi sutradara
Elvis Presley
Aksi kungfu Bruce Lee… ciiaaaatt !!
Bersepeda ke bulan bareng ET
Duduk-duduk cantik bareng Oprah Winfrey
Angkat dua jempol !
Kemunculan orang “ketiga” alias pria idaman lain diantara Brad Pitt dan Angelina Jolie !

Usai seru-seruan berfoto dengan patung-patung lilin yang ada, kami membeli 2 (dua) buah foto yang dipotret oleh petugas di dalam museum seharga total SGD 30. Lumayan mahal sih, tapi gak apa itung-itung sebagai kenang-kenangan.

Sebelum menuju pintu keluar, terdapat souvenir shop untuk membeli aneka cinderamata. Barangnya lucu-lucu tapi harganya termasuk mahal kalau dikonversi ke mata uang Rupiah. Dan tepat di dekat pintu keluar terdapat sebuah coffee shop mungil untuk sekedar nongkrong.

Souvenir shop
Barang-barangnya menggemaskan !

Seru-Seruan di Madame Tussauds Singapore memang mengasyikkan dan gak terasa waktu hampir menunjukkan jam 12 siang. Perut pun mulai berontak minta diisi. Kami kembali ke Vivo City Mall dengan monorail Sentosa Express dan bersiap-siap untuk makan siang serta melanjutkan perjalanan lagi. Kami senang sudah mengunjungi tempat ini, dan bagi siapa aja yang doyan narsis-narsisan  jangan sampai melewatkan kunjungan ke Madame Tussauds Singapura.

Menu makan siangku : Roasted Chicken Rice di Harbourfront Foodcourt (harga SGD 4.5)

2 thoughts on “Seru-Seruan di Madame Tussauds Singapore

  1. Hy mba molly.. sy elfrida.. sy n suami ada rencana ke sing pertengahan bulan ini via batam ( pegen coba sensasi lain dan ketepatan tiket lebih murah ) sebelumnya kita lgsung direct ke sing..sy rencana dr jkt jumat pagi2 dan kembali dr batam minggu … untuk naik ferry lebih dekat dr mana jika sy dr bandara?recomend nya naik ferry apa.. krn ini br pertama naik ferry😆.. n tiket pp apakah bs via online ? Please info ya mba..

    Like

    • Hai mba Elfrida, maaf late reply ya. Kalo dari Hang Nadim lebih dekat ke pelabuhan ferry Batam Center, yang dekat mall Batam Center. Untuk pilihan ferry bebas aja mba, semua bagus & recommended, tinggal dipilih aja yg tujuan ke pelabuhan Harbourfront Singapura. Jam keberangkatan juga disesuaikan aja karena pilihan ferry banyak, jadi ga usah khawatir mba. Untuk pemesanan tiket saya belum pernah beli online, berdasarkan pengalaman tiket ferry selalu available, jadi langsung beli on the spot aja.

      Like

Yuk, silahkan berkomentar disini. DILARANG meninggalkan link hidup di kolom komentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s