Pembangunan Fasilitas Air Bersih di Danau Toba untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Desa

Apakah kalian pernah mendengar bahwa diprediksi Indonesia suatu saat akan mengalami kesulitan air bersih? Prediksi ini cukup masuk akal mengingat kini banyak sekali terjadi kerusakan lingkungan, tingginya tingkat pencemaran, dan polusi yang semakin meresahkan. Laju pertumbuhan penduduk bahkan ikut menambah parah kondisi tersebut, sebab banyak masyarakat yang tidak menyadari pentingnya pengelolaan air bersih.

Danau Toba
Danau Toba

Waktu aku kecil, orang tuaku selalu mengajarkan kami untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghemat penggunaan air bersih. Bila terjadi pencemaran air maka kehidupan pun akan terancam. Kelangsungan dan kualitas hidup semua makhluk dapat mengalami penurunan.

 

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak daya tarik pariwisata meliputi lautan, daratan, juga danau. Beruntung masyarakat Sumatera Utara memiliki Danau Toba yang luas dan terkenal dengan keindahannya.

 

Menurut Wikipedia, Danau Toba adalah sebuah danau alam besar tekto-vulkanik yang menempati kaldera dari sebuah supervulkan. Danau ini memiliki ukuran panjang sekitar 100 kilometer, lebar sekitar 30 kilometer, dan kedalaman hingga 505 meter (1.666 kaki), terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

 

Danau merupakan salah satu kekayaan alam yang harus dilestarikan karena memberikan kontribusi dan manfaat bagi kehidupan makhluk hidup di sekitarnya. Danau dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), tempat bergantungnya hidup flora dan fauna, budidaya perikanan darat, sarana transportasi, sarana irigasi, sumber ekonomi kerakyatan, tempat rekreasi, dan untuk persediaan air bersih.

 

Dikarenakan daya tampung yang besar, bila memasuki musim kemarau panjang maka persediaan air di Danau Toba seolah tak pernah habis. Ia dapat menjadi salah satu sumber mata air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti untuk minum, memasak, mandi, mencuci dan lain-lain.

 

Aku sempat membaca melalui surat kabar dan beberapa media online bahwa masyarakat banyak menggunakan air yang berasal dari mata air pegunungan untuk kebutuhan sehari-hari. Ini disebabkan ada anggapan bahwa air dari Danau Toba sudah tercemar.

Pemandangan sekitar Danau Toba

Padahal berdasarkan beberapa penelitian, air Danau Toba masih layak untuk digunakan bagi berbagai keperluan. Selain itu air Danau Toba lebih mudah diakses masyarakat karena jumlahnya berlimpah dan ketersediaannya cenderung stabil.

 

Saat ini didukung pula oleh teknologi Filter Air Bersih dimana air Danau Toba melewati penyaringan berlapis untuk memastikan kualitas airnya stabil dan baik untuk dikonsumsi masyarakat. Oh ya, masyarakat tak perlu khawatir akan kualitas airnya, sebab hasil sampel air Danau Toba yang sudah difilter telah diuji di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, dan dinyatakan memenuhi syarat untuk air minum.

 

Untuk memastikan kebersihan air ternyata tak cukup hanya melihat dari permukaan saja. Yang harus dilakukan adalah memantau partikel terkecil hingga mencapai tahap aman untuk dikonsumsi.

 

Air minum layak konsumsi harus memenuhi 3 kriteria, yakni :

  1. Syarat fisik (berkaitan dengan kondisi fisik air yang dapat dikenali oleh panca indra manusia)
  2. Syarat kimiawi (berkaitan dengan kandungan mineral, derajat keasaman, dan bahan kimia lain di dalam air minum)
  3. Syarat mikrobiologi (berkaitan dengan kondisi yang harus bebas dari berbagai macam kuman dan bakteri penyebab penyakit)

 

Kini warga tak perlu lagi jauh-jauh mencari sumber mata air yang belum tentu terjamin kualitasnya demi mencukupi kebutuhan air bersih mereka. Toh lewat sedikit sentuhan teknologi, air Danau Toba dapat dimanfaatkan untuk konsumsi air minum.

 

Sebagai masyarakat Sumatera Utara aku merasa senang dengan kontribusi tersebut. Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah bagaimana masyarakat sekitar Danau Toba menjaga fasilitas air bersih yang sudah diberikan itu dengan sebaik-baiknya agar bermanfaat bagi semua. Air yang bersih akan membuat ekosistem lebih sehat serta tetap terjaga, yang pada akhirnya akan membuat kehidupan manusia menjadi sejahtera.

Danau Toba, Sumatera Utara

 

 

 

 

4 thoughts on “Pembangunan Fasilitas Air Bersih di Danau Toba untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Desa

  1. Jadi makin diperhatikan ya, Kak, untuk kebersihan air di sana. Danau Toba ternyata airnya udah tercemar ya. Apalagi untuk air macam untuk masak cuci2 sayur, pastinya harus bersih ya. Uwww Danau Toba asyik banget ya ada perahu buat keliling2 juga.

    Like

    • Iya, Nit. Awalnya banyak yang pakai air itu untuk keperluan rumah tangga. Sekarang mereka bisa lebih nyaman menggunakan air Danau Toba karena ada filtrasi khusus untik menjamin kebersihan airnya.

      Like

Yuk, silahkan berkomentar disini. DILARANG meninggalkan link hidup di kolom komentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s