Menikmati Liburan

Menikmati liburan — Setiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda dalam menikmati liburan. Ada yang memilih untuk mengeksplor habis-habisan destinasi yang dituju. Sebagian ada pula yang menyusun itinerary seadanya sebagai panduan perjalanan. Bahkan ada yang bersiap untuk tersesat dan tak mau terikat dengan itinerary apapun. Semuanya terpulang pada pilihan masing-masing.

Menyusuri lorong-lorong di Penang, Malaysia

Menikmati perjalanan menjadi suatu hal yang amat penting agar ketika kembali dari berlibur kita merasa lebih bahagia, fit sekaligus mendapatkan manfaat. Kenapa begitu? Sebab tak jarang saat kembali dari berlibur justru kita merasa sangat lelah ! Boro-boro refreshing, yang ada malah badan rasanya mau rontok.

Hal-hal yang menyebabkan kelelahan sehabis berlibur antara lain karena kita tidak mengukur kemampuan fisik sendiri. Saking bersemangatnya saat tiba di tempat yang diidam-idamkan, kita memforsir diri dan memaksa kaki untuk berjalan sejauh mungkin demi tercapainya cita-cita sampai ke tempat-tempat wisata tertentu. Padahal mungkin aja jarak antar tempat wisata itu berjauhan.

Menurut pengalamanku sendiri, semakin sering melakukan perjalanan wisata, justru hal-hal seperti tadi sudah gak berlaku lagi (terutama bagi aku dan suami). Kami berdua kini lebih memaknai arti sebuah liburan. Bagi kami, liburan adalah momen pelepas kejenuhan, rutinitas dan sebagai quality time. Liburan justru memberikan  lebih banyak waktu untuk merenung (misalnya dalam perjalanan dari satu tempat ke tempat lain). Kami lebih realistis menyusun itinerary liburan. Tak ada kewajiban untuk mengunjungi hampir semua tempat wisata yang ada. Kami memilih tempat-tempat wisata yang memang diinginkan aja. Bahkan kami bisa hanya sekedar seru-seruan di satu tempat ataupun memilih untuk duduk nongkrong di salah satu kedai kopi, menikmati minuman yang tersaji dan suasana disekitar pastinya. Memperhatikan aktifitas warga lokal sambil sesekali memotret menjadi hal menyenangkan bagi kami.

Bila bepergian ke tempat wisata pun, kami menikmatinya dengan cara tersendiri. Karena aku dan suami terbiasa menggunakan kamera masing-masing, hal ini justru memberikan keuntungan. Kami bebas bergerak kemanapun untuk memotret apapun yang disukai sambil tak lupa berfoto bersama ataupun bergantian. Aktifitas memotret tadi pun tak sampai mengganggu momen liburan kami. Artinya kami fokus pada liburannya, bukan terpaku pada kegiatan memotretnya. Sebab yang paling penting adalah menikmati perjalanan dan liburan itu sendiri. Jika terlalu fokus memotret hingga tak sempat merasakan petualangannya, rasanya kok rugi banget ya… hehehe. Bukankah kita udah mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar itu semua? Sayang kan kalau gak benar-benar dinikmati.

Cara lain menikmati liburan ala kami adalah berjalan kaki di sekitar tempat kami menginap. Kadang-kadang justru kita menemukan hal-hal menarik disana. Mengunjungi pasar lokal sambil mencicipi kulinernya membuat kita merasa tak asing berada di tengah-tengah mereka. Seperti saat kami mengunjungi night market di Hatyai Thailand, walau suasana ramai sekali tapi terasa asyik ketika kami mencicipi hidangan lokal yang tepat berada di tengah-tengah pasar.

Penjual kaki lima di salah satu sudut kota Hatyai, Thailand

Liburan bisa direncanakan dan dilakukan kapan aja, tergantung ketersediaan waktu dan dana. Tapi bila kesempatan itu tiba, cobalah untuk menikmati liburan dengan sebaik-baiknya. Tak perlu dikejar waktu, tak perlu touch down di banyak tempat, dan tak perlu stress memikirkan kegiatan yang akan dilakukan. Menurutku, bukan tak mungkin satu saat  kita bisa mendatangi kembali tempat yang sama pada kesempatan lain, sehingga gak perlu panik saat rencana gak berjalan dengan baik. Liburan yang dilakukan dengan santai akan jauh memberikan manfaat bagi kita sendiri. Toh namanya juga liburan. Bahkan liburan yang dilakukan secara spontan kadangkala lebih mengasyikkan lho… hehehe.

So, enjoy every single moment that you have !

Memulai perjalanan dari bandara Kuala Namu, Sumatera Utara

“A mind that is stretched by a new experience can never go back to its old dimensions.”
(Oliver Wendell Holmes)

2 thoughts on “Menikmati Liburan

    • Setuju bang… liburan tanpa beban memang nikmat 😀. Eh ya… gaya berjualan baju di Thai pun mirip petisah… pakek lapak-lapak gitu, apalagi yang di night market nya… sama persis… hihi 😆.

      Like

Yuk, silahkan berkomentar disini. DILARANG meninggalkan link hidup di kolom komentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s