Solusi Pengobatan Kanker saat Pandemi di Sunway Medical Centre, Malaysia

Kesehatan memengaruhi kualitas hidup manusia. Itu sebabnya di masa pandemi Covid-19 seperti ini kita wajib mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari serangan virus atau penyakit lain. Meski semua orang punya risiko sama, para penderita kanker termasuk golongan yang berisiko cukup tinggi terpapar. Alasannya, karena penderita memiliki sistem kekebalan atau imunitas yang rendah.

Berobat kanker di Sunway Medical Centre Malaysia

Kanker adalah suatu penyakit akibat pertumbuhan tak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker, dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Pada kunjunganku ke Sunway Medical Centre, Malaysia akhir tahun 2019 lalu, seorang dokter ahli menerangkan bahwa banyak sekali pasien yang terlambat menyadari meski terdapat tanda-tanda yang menyertai sebelumnya. Memang, sebelum kanker tersebut meluas, penderita kerap tak merasakan ada gejala spesifik maupun keluhan. Gejala baru muncul bila sudah pada stadium lanjut.

Kita tentu masih ingat dengan binaragawan sekaligus komedian Agung Hercules yang meninggal dunia di awal Agustus 2020 lalu karena menderita kanker otak stadium 4. Kabar ini mengejutkan kita semua ya, mengingat ia tampak sehat selama ini. Siapa menyangka di balik tubuh atletis dan bugar, tenyata ada sel-sel kanker yang tengah menggerogoti.

Jenis kanker otak nyatanya tak memiliki gejala yang khas. Penderita justru merasakan gejala mirip penyakit lain sehingga kanker otak baru diketahui saat berada pada stadium akhir. Duh, mengerikan sekali.

Menurut Kementrian Kesehatan RI, kanker adalah penyebab kematian ketiga terbanyak di Indonesia, sesudah jantung dan stroke. Angka kematian pada tahun 2018 mencapai 207.210 orang.

Lantas apa yang harus dilakukan jika terdiagnosa kanker terutama di masa pandemi?

Sejumlah pasien kanker di Indonesia yang berobat ke luar negeri seperti Malaysia, tentu merasakan dampak pandemi yang menghambat proses perawatan mereka selama ini. Sepanjang tahun 2020 lalu hingga kini, Malaysia sendiri memberlakukan prosedur ketat terkait penerimaan pasien dari luar negeri, termasuk Indonesia.

Meski harus mengikuti prosedur khusus, setidaknya jalan untuk berobat ke Malaysia sudah kembali terbuka. Dan salah satu rumah sakit yang siap menerima pasien dari luar adalah Sunway Medical Centre.

Sunway Medical Cetre

Prosedur Pengobatan Kanker harus Terstandar

Pasien yang terdiagnosa kanker rata-rata mengalami dampak psikologis yang menurunkan kualitas hidup. Aku pribadi yang awam dengan penyakit ini akhirnya bisa memahami perasaan penderita sejak melakukan wawancara singkat dengan pasien wanita asal Surabaya yang kutemui di rumah sakit tahun 2019 lalu. Sungguh tak mudah menerima vonis seperti itu. Tapi aku salut dengan semangat dan ketegaran beliau yang tak lepas dari dukungan suami tercinta.

Selain menyangkut peluang hidup, rangkaian pengobatan kanker sendiri cukup bikin pusing kepala saking kompleksnya. Sebut saja prosedur kemoterapi, operasi, radioterapi, maupun biopsi, yang barangkali harus mereka jalani.

Meski begitu, pengobatan kanker harus dilakukan secara spesifik dan terstandar. Tujuannya untuk memastikan agar sel-sel kanker tidak menyebar (metastasis) sehingga mengancam nyawa. Kalau pengobatan tidak tuntas, bukan tak mungkin kanker akan muncul kembali. Hal itulah yang perlu diwaspadai.

Tapi mengapa banyak yang sepele pada pengobatan kanker?

Realitanya tak semua paham pentingnya melakukan pengobatan terstandar. Sebagian masyarakat masih memercayai mitos yang menyesatkan tentang kanker. Ada yang memilih pengobatan alternatif bersifat non medis, ada yang enggan dioperasi, dan ada pula yang lebih meyakini keampuhan obat-obat herbal.

Mengetahui peliknya persoalan kanker, setiap pasien tentu ingin mendapat perawatan medis terbaik dari sang ahli demi meningkatkan peluang hidupnya. Aku percaya bahwa Sunway Medical Centre sangat concern pada upaya kesembuhan maksimal pasien kanker. Tak hanya fasilitas modern dan canggih untuk atasi beragam masalah kanker, tersedia juga terapi sebagai bentuk pelayanan komprehensif untuk mempercepat penyembuhan.

Menumbuhkan Harapan bagi Penderita Kanker lewat Dukungan Fasilitas Terbaik

Bersama tim dari rumah sakit, aku diajak menyusuri koridor hingga sampai di lantai basement. Masing-masing alat yang ada di Cancer & Radiosurgery Centre tersebut punya kegunaan tersendiri, sesuai dengan jenis kankernya. Yang menarik, semua peralatan berada di area khusus yang tidak dilalui banyak orang. Selain demi menjaga privasi pasien, alasan lainnya adalah untuk meminimalisir efek dari pancaran sinar yang berasal dari mesin radiasi.

Pusat kanker di Sunway Medical Centre Malaysia
Ahli onkologi d Sunway Medical Centre

Terapi radiasi merupakan salah satu metode yang menggunakan dosis radiasi tingkat tinggi pada area tertarget untuk membunuh sel kanker, menghambat pertumbuhannya, dan mencegah sel kanker muncul kembali.

Awalnya aku agak takut sewaktu mendengar istilah “radiasi”. Aku beranggapan kalau proses penyembuhan kanker akan sangat menyakitkan. Padahal kenyataannya tidak sama sekali!

Ruang perawatan yang steril, berukuran cukup luas, dan hening memberi suasana nyaman bagi pasien yang menjalani terapi kanker. Meski proses terapi bisa berlangsung lama bila diperlukan, pasien diberi keleluasaan untuk menghentikan sementara dan meneruskan perawatan kembali. Sangat fleksibel.

Mendapatkan penghargaan Global Health Awards 2019 & 2020 dengan predikat Asia Pasific Best Oncology Service Provider & Medical Tourism Hospital of the Year, Sunway Medical Centre (SunMed) menerima kunjungan pasien internasional dari lebih 135 negara. Rumah sakit ini menyediakan beragam layanan medis dan bedah yang komprehensif.

Lantas bagaimana dengan penanganan kankernya?

Pasien akan menjalani perawatan intensif sebagai upaya menumbuhkan harapan bagi penderita kanker. Kebetulan aku sudah menyaksikan sendiri bahwa SunMed mengadopsi teknologi terbaru seperti Leksell Gamma Knife® Icon™ dan The da Vinci Surgical System untuk perawatan klinis terbaik.

Pengobatan Kanker Otak dengan Leksell Gamma Knife® Icon™ Radiosurgery

Pengobatan kanker otak telah memasuki babak baru karena sekarang tak perlu lagi operasi pembedahan terbuka pada otak dengan risiko komplikasi. Belum lagi tindakan pembedahan membuat proses pemulihan jadi lebih lama. Wah, aku saja takut membayangkan tindakan tersebut. Wajar kalau selama ini orang sangat khawatir, ya.

Saat ini kualitas hidup dari penderita kanker bisa ditingkatkan. SunMed adalah rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang menawarkan perawatan kanker otak menggunakan Leksell Gamma Knife® Icon™, yakni teknologi dari mesin yang mempunyai akurasi tinggi, meski tanpa tindakan bedah apapun.

Gamma Knife mengacu pada susunan 192 berkas radiasi gamma yang tepat untuk menghasilkan dosis radiasi terkonsentrasi kuat dan terkumpul di lokasi perawatan. Metode ini ditujukan pada lokasi intrakranial (di dalam tengkorak) – seperti otak, batang otak, atau saraf trigeminal.

Gamma Knife untuk pengobatan kanker otak di Sunway Medical Centre

Pasien lebih dulu didiagnosa oleh ahli bedah saraf atau ahli onkologi klinis untuk menentukan jenis perawatan berdasar diagnosis dan kebutuhan perawatan khusus setiap pasien.

Apa dampak dan manfaat yang dapat dirasakan oleh pasien?

Pasien tetap merasa nyaman tanpa rasa sakit saat terapi dilakukan karena tindakan non-invasif canggih menggunakan sinar radiasi hanya bekerja pada jaringan target saja, dan mampu meminimalisir efek bagi jaringan sehat di sekitarnya. Keamanan pasien terjamin karena tindakan minim komplikasi. Secara teknis bisa dibaca pada artikel sunwaymedical.com/gammaknife.

Baca : Menengok Pusat Pengobatan Kanker di Sunway Medical Centre, Malaysia

Usai perawatan yang tepat dan terfokus (Stereotactic Radiosurgery/SRS), fungsi normal otak pasien tetap terjaga karena minimnya risiko potensi efek samping. Oleh sebab itu, pasien bisa beraktivitas kembali dalam waktu singkat. Artinya proses pengobatan jadi lebih cepat karena setelah terapi rawat jalan, pasien bisa langsung pulang ke rumah untuk berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. 

Pasien dapat memercayakan pada dokter yang menangani sebab hanya dokter ahli kanker dan ahli bedah syaraf terlatih khusus yang bisa mengoperasikan alat ini. Bahkan untuk kasus kompleks seperti tumor otak metastatik (kanker dari bagian tubuh lain sudah menyebar ke otak) sangat efektif menggunakan alat tersebut.

Tak cuma itu, Leksell Gamma Knife® Icon™ juga bekerja efektif untuk mengatasi gangguan neurologis lain seperti malformasi arteriavenosa (AVM), nyeri syaraf wajah (neuralgia trigeminal), meningioma, neuroma akustik, glioma berulang, dan tumor hipofisis pasca operasi.

Gamma Knife Icon Radiosurgery untuk kanker otak

The da Vinci Surgical System, Solusi bagi Masalah Kanker Prostat

Sembari berkeliling rumah sakit, aku mendapatkan penjelasan singkat tentang berbagai jenis kanker yang sering ditangani di SunMed, salah satunya yaitu kanker prostat. Kelenjar prostat biasanya terletak di bawah kandung kemih, di depan rektum, dan mengelilingi uretra.

Kanker prostat adalah jenis kanker yang terjadi di kelenjar prostat dan sering menyerang pada pria di atas usia 50 tahun. Tidak bersifat agresif dan berkembang secara perlahan hingga gejala awalnya sulit dikenali.

Pengobatan kanker prostat di Sunway Medical Centre

Jenis kanker yang spesifik ini bisa cukup mematikan kalau tidak segera ditangani. Artinya, kita harus waspada kalau merasa ada perubahan, meski sekecil apapun. Secara umum gejalanya seperti sulit buang air kecil, nyeri perut bagian bawah, sering berkemih di malam hari, urine berdarah, disfungsi ereksi, dan lain-lain.

Menurut Kementrian Kesehatan RI, di Asia terdapat insiden kanker prostat rata-rata adalah 7,2 per 100.000 pria per tahun. Di Indonesia, jumlah penderita kanker prostat di tiga rumah sakit pusat pendidikan (Jakarta, Surabaya dan Bandung) selama 8 tahun terakhir adalah 1.102 pasien dengan rata-rata usia 67 tahun. Stadium penyakit tersering saat datang berobat adalah stadium lanjut sebesar 59,3% kasus.

Salah satu aktor senior Indonesia yakni Rudy Wowor meninggal dunia di tahun 2018 lalu akibat menderita kanker prostat. Menurut sumber berita yang aku baca, gejala yang telat diketahui membuat penanganannya ikut terlambat, sehingga baru disadari saat masuk di stadium akhir. Pengobatan pada stadium lanjut tidak bertujuan menyembuhkan, hanya memperkecil ukuran tumor dan mengurangi keluhan penderita.

Lalu bagaimana cara kita mencegah terkena kanker prostat?

Pertama, tetap jaga berat badan agar ideal alias tidak obesitas. Upayakan senantiasa bergerak dan berolahraga teratur. Perhatikan juga pola makan dengan komposisi gizi seimbang dan memperbanyak buah serta sayuran. Tak lupa hindari merokok dan minuman beralkohol. Ya, sebetulnya anjuran dasar ini berlaku untuk menjaga tubuh tetap sehat dan meminimalkan risiko terkena penyakit seperti kanker dan lainnya.

Kalau kanker prostat terdeteksi dini, peluang sembuh sangatlah besar. Jadi semisal ada riwayat keluarga yang pernah menderita masalah ini, kita pun punya risiko yang sama. Meski jarang, ada juga loh kasus kanker prostat yang terjadi pada pria di bawah usia 40 tahun.

Siapapun bisa mengalami dan kalau prostat terasa mulai membengkak, sebaiknya segera konsultasi pada dokter ahli. Pada tahap awal, dokter akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan ukuran kelenjar prostat, pemeriksaan darah (PSA), dan biopsi (pengambilan sampel jaringan prostat).

Pasien penderita kanker prostat rentan juga mengalami depresi. Apalagi kebanyakan diderita oleh pria berusia di atas 50 tahun, dimana bisa mengganggu kestabilan emosi serta rasa percaya dirinya. Lagi-lagi, kualitas hidup bakal menurun karena merasa di masa tua tak lagi berdaya.

Memahami kondisi tersebut, Sunway Medical Centre berupaya menawarkan solusi terbaik agar pasien dapat tersenyum kembali. Teknologi terkini dari model terbaru The da Vinci Surgical System akan memberi harapan baru bagi penderita.

The da Vinci Surgical System adalah platform bedah yang dirancang untuk memungkinkan pembedahan kompleks menggunakan pendekatan invasif minimal. Sistem bedah ini dirancang untuk mengukur, memfilter, dan menerjemahkan gerakan tangan ahli bedah ke dalam gerakan instrumen EndoWrist® yang lebih presisi. Sistem ini akan menyelamatkan saraf prostat pasien yang akan mengontrol kandung kemih dan fungsi seksual.

Saat pertama kali mengetahui sistem pembedahan ini, sejujurnya aku merasa takjub. Ternyata ada ya, alat seluar biasa itu! Bukan hanya kagum pada kecanggihan alatnya saja, akupun salut pada dokter ahli yang mengoperasikan. 

Sekali lagi, hanya para dokter ahli bersertifikasi khusus yang dapat menggunakan pendekatan bedah robotik ini. Dokter akan bekerja dari sebuah konsol untuk mengoperasikan gerakan alat-alat bedah, seperti ditunjukkan di artikel sunwaymedical.com/centres-of-excellence/robotic-surgery-center.

da Vinci Robotics Surgical System untuk

Pasien kanker prostat yang ditangani The da Vinci Surgical System akan merasa lebih nyaman karena pembedahan mikro dengan luka operasi berukuran kecil, perdarahan minimal, risiko infeksi luka lebih rendah, penyembuhan dan pemulihan fungsi ereksi yang lebih cepat. Sesudahnya, pasien tak perlu rawat inap terlalu lama dan mengurangi waktu pemakaian kateter.

perawatan bedah minimal invasif untuk kanker prostat

Selain pengobatan kanker prostat, The da Vinci Surgical System juga diperuntukkan bagi tindakan :

  • Bedah Urologi (bedah ginjal dan urologi rekonstruktif)
  • Bedah Ginekologi (bedah pengangkatan rahim dan fibroid)
  • Bedah Kolorektal (bedah kolon dan rektal)
  • Hepato-Pembedahan Bilier Pankreas (pembedahan hati, pankreas, kantong empedu, dan hernia)

SunMed memiliki lebih dari sepuluh ahli bedah dengan akreditasi untuk melakukan tindakan bedah dengan bantuan robotik. Sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan bedah ataupun non-bedah, dokter ahli akan melakukan diagnosa mendalam terlebih dulu. Jadi, sebagai pasien kita wajib terbuka menceritakan keluhan dan riwayat penyakit yang ada selama ini kepada dokter yang akan menangani. Demi diagnosa akurat, jangan sampai ada yang disembunyikan, ya.

Jika sudah melakukan perawatan kanker, pasien sebaiknya mengonsumsi makanan menu seimbang. Variasikan diet dengan menyertakan banyak buah, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Kombinasi ini tujuannya untuk memastikan pasien kanker mendapat vitamin dan nutrisi yang membantu tubuh lebih kuat.

Baca : Pengalaman Periksa Kesehatan (Medical Check-Up) di Sunway Medical Centre, Malaysia

Fasilitas Kesehatan dan Dukungan Dokter Ahli dari Sunway Medical Centre

Berangkali tak cukup seharian untuk berkeliling ke semua pusat kesehatan yang tersedia di SunMed. Sesudah melakukan health screening pagi harinya dan ditraktir makan siang di salah satu halal chinese resto, aku lanjut menengok beberapa fasilitas kesehatan lainnya.

Admission and Discharge Sunway Medical Centre
Lengkapnya Sunway Medical Centre

Banyak pasien asing dari luar Malaysia yang datang berobat ke SunMed disebabkan tingkat kepercayaan pada pelayanan kesehatan di sana yang cukup tinggi. Selama tahun 2019, SunMed sudah menerima 47.000 pasien dari 135 negara, dan lebih dari 14.000 orang diantaranya berasal dari Indonesia. Secara demografi, Indonesia menempati peringkat pertama dari 10 negara dengan jumlah pasien terbanyak.

Tersedianya International Patient Centre (IPC) yang berada di ground floor Tower C membuat pasien internasional (termasuk Indonesia) leluasa bertanya dan konsultasi sebelum dirujuk ke dokter tertentu.

International Patient Centre di Sunway Medical Centre
International Patient Centre di Malaysia

Layanan yang disediakan tak hanya urusan medis (perkiraan biaya dan lainnya), tapi juga membantu pemesanan tiket pesawat dan rekomendasi hotel bagi pasien, menyediakan transport dalam radius 5 km bagi pasien/keluarganya, dan lain-lain. Di sana terdapat penerjemah Bahasa Indonesia, Jepang, Arab, Mandarin, Korea, Kamboja, dan Myanmar. Jadi ngga perlu khawatir terjadi hambatan berkomunikasi, ya.

Di pusat informasi dan pelayanan itu terdapat sepuluh orang staf yang bertugas. Tiga diantaranya adalah orang Indonesia, dan salah seorang merupakan dokter umum asal Jakarta. Lalu ada dua orang berlatarbelakang perawat untuk melayani pertanyaan pasien. Aku sempat ngobrol singkat dengan dua orang staf wanita yang kebetulan berasal dari Medan. Senangnya jumpa orang se-daerah di sini!

Simon Chiok selaku Head of International Business Development-South Asia yang mendampingi hospital tour, menjelaskan kalau dokter umum sengaja ditempatkan di sana untuk mengantisipasi bila selesai konsultasi dengan dokter lalu ada yang lupa ditanyakan, maka pasien bisa bertanya pada dokter yang bertugas di International Patient Centre tadi.

Apa yang membuat SunMed jadi spesial?

Berdasarkan pengalamanku usai cek kesehatan dan berbincang dengan dokter ahli, sebagai salah satu pusat penanganan medis tersier swasta terkemuka di Malaysia, SunMed tidak sekadar memiliki pusat perawatan canggih, tapi juga memberi hasil melebihi harapan pasien.

SunMed didirikan pada November 1999 dan menjadi rumah sakit swasta yang mendapat akreditasi internasional dari Australian Council on Healthcare Standards (ACHS) dan Malaysian Society for Quality in Health (MSQH).

Tersedianya 617 tempat tidur berstandar internasional, 200 ruang konsultasi, 12 ruang operasi, 26 pusat keunggulan klinis, 40 unit perawatan kritis, serta 60 spesialisasi dan sub-spesialisasi membuktikan bahwa SunMed sangat fokus pada percepatan proses pemulihan pasien. Dengan mengadopsi teknologi terbaru, fasilitas, dan layanan prima, pasien merasa nyaman karena diprioritaskan. Saat ini pembangunan Tower D sedang dalam tahap penyelesaian, sehingga kelak ada penambahan kamar menjadi total 1000 tempat tidur pasien. Wow, jumlah yang sangat cukup!

Pusat keunggulan di Sunway Medical Centre

Rumah sakit bebas asap rokok ini memiliki fasilitas lengkap seperti :

  • Sunway Cancer Centre (Zeiss INTRABEAM Intraoperative Radiotherapy/IORT, Elekta Brachytherapy, Varian TrueBeam STx, da Vinci surgical system, Siemens XPECT_CT, Leksell Gamma Knife Icon, Tomotherapy Radixact X9)
  • Radiologi
  • Diagnostik khusus
  • Kedokteran Rehabilitasi (LOKOMAT Pro V5®)
  • Pusat Jantung & Pembuluh Darah (Philips Azurion 7 biplane)

Saking luasnya, aku hanya sempat melihat-lihat sebagian pusat rawatan yang ada, seperti Wellness Centre, Digestive Health Specialist Clinics, Rehabilitation Medicine Centre, Microsurgery & Rehabilitation Centre, Speech & Hearing Centre, Fertility Centre, Eye Centre, dan Children’s Health Centre.

Selain itu aku juga menengok salah satu kamar (ward) yang tersedia. Sayangnya tak semua jenis kamar bisa dilihat berhubung sedang terisi oleh pasien. Padahal aku cukup penasaran bagaimana penampakannya.

Kamar pasien Sunway Medical Centre
Kamar pasien Sunway Medical Centre
Kamar mandi ruangan pasien Sunway Medical Centre

Sebagai rumah sakit modern yang lengkap, di sana juga terdapat beberapa outlet pendukung seperti Subway Sandwich, Starbucks, Coffee Bean, Kampung Kravers Restaurant, Madeleine Cafe, Family Mart, 7 Eleven, dan JuiceLab. Aku senang sekali karena sempat menikmati sarapan pagi di SunMed Cafe, yakni kantin rumah sakit, sebelum berangkat ke bandara esok harinya.

SunMed Cafe
Menu sarapan di Sunway Medical Centre

***

Aku menikmati kunjunganku termasuk saat melakukan pemeriksaan kesehatan (health screening) di Sunway Medical Centre pada akhir tahun 2019 lalu. Itu jadi sebuah pengalaman menyenangkan karena prosedur rawatannya jelas dan menghadirkan mutu pelayanan terbaik.

Menurutku, para dokter, perawat, staf rumah sakit, dan semua pihak yang terlibat memiliki peran penting dalam menentukan proses kesembuhan pasien. Tenaga kesehatan yang peduli, sigap membantu, sabar mendengar keluhan pasien, memahami kondisi pasien, dan menjadi teman menyenangkan selama di rumah sakit, adalah obat mujarab yang akan mempercepat penyembuhan. Sebab pada hakikatnya melayani manusia butuh kepekaan dan ketulusan hati, selain didukung oleh peralatan mutakhir dalam prosesnya.

Baca : Malaysia Healthcare: Panduan Berobat ke Malaysia dengan Mudah dan Menyenangkan

Prosedur pasien internasional untuk masuk ke Malaysia

Meski pandemi Covid-19 masih ada, selalu ada jalan bagi para pasien melakukan perawatan kanker yang diderita di Sunway Medical Centre. Sejak Malaysia membuka perbatasan yang bertujuan menerima pasien internasional dengan standar protokol kesehatan ketat, maka muncul secercah harapan untuk pasien dapat kembali menikmati sehat sesungguhnya. Manusia perlu berikhtiar, lalu tinggal serahkan hasilnya pada Tuhan Yang Maha Menentukan.

Semoga kita selalu berada dalam keadaan sehat wal afiat, ya. Aamiin.

Sunway Medical Centre Sdn Bhd

No.5, Jalan Lagoon Selatan, Bandar Sunway

47500 Petaling Jaya, Selangor, Malaysia

Tel. +60374919191

International Patient Centre: +60374941098 / +60374941011 (Indonesia Interpreter) / +60192009191 (WA)

Email: smc_inthelpdesk@sunway.com.my

Website : https://www.sunwaymedical.com / Instagram: @sunwaymedical

4 thoughts on “Solusi Pengobatan Kanker saat Pandemi di Sunway Medical Centre, Malaysia

    • Betul, SunMed punya fasilitas yang lengkap dan bagus. Suasana RS-nya juga menyamankan pasien. Iya nih info terbaru mereka memberlakukan darurat Covid-19. Sementara belum bisa jalan-jalan ke Malaysia. Tapi khusus utk yg mau berobat penyakit serius kayak kanker, ada prosedur khususnya.

      Liked by 1 person

  1. Rumah sakit di Malaysia buatku sih memang lebih baguuus dibanding RS di sini. Krn dulu mamaku berobat tumor di sana, sembuh total. Padahal pas di cek di RS Medan, ntah apa2 diagnosa dokternya -_- .

    Yg aku suka juga, biaya berobat di Malaysia itu jauuuuuuh LBH murah drpd Indonesia. Dan untuk penunggu seperti keluarga, tempatnya juga nyaman, fasilitas yg disediakan lengkap, gimana coba ga betah :D. Pas mama di rawat, jujurnya aku sukaaa banget malah jelajahin fasilitas2 kayak restoran dll :D.

    Tapi kalo denger kata kanker, jujur takut ya mba :(. Sepertinya harapan hidup lgs hilang aja. Berdoa selalu supaya aku dan keluarga tidak mengalami penyakit bahaya ini 😦

    Like

    • Semoga kita semua selalu dilimpahi Allah kesehatan, Mba Fanny. Tapi betul banget, aku setuju kalau dari segi pelayanan kesehatan tuh Malaysia lebih terdepan. Prosesnya juga singkat dengan diagnosa yang tepat. Kebanyakan keluargaku juga berobat ke Malaysia, Mba. Rasanya entah kenapa lebih yakin aja😀.

      Like

Leave a Reply to asambackpacker01 Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s