Turki yang Menakjubkan (Bagian 6)

Pagi-pagi sekali aku dan suami sudah bangun dan selesai berkemas-kemas, karena hari ini kami akan meninggalkan Cappadocia menuju Ankara, ibukota Turki. Usai sarapan, kami berdua masih sempat berfoto-foto di taman sekitar hotel. Udara pada pagi itu dingin dan berangin, cuaca cukup cerah, dengan temperatur sekitar 2 derajat Celcius. Tepat pukul 8.30 bus pun bergerak ke tempat tujuan. Sedih juga meninggalkan segala keindahan Cappadocia yang entah kapan bisa aku saksikan lagi.

Pagi-pagi berfoto dulu di taman Dinler Hotel Nevsehir tempat kami menginap

Read More »

Turki yang Menakjubkan (Bagian 5)

Good morning Cappadocia ! Pagi-pagi sekali kami bangun dan bersiap-siap untuk dijemput oleh mobil jemputan dari perusahaan operator Hot Air Balloon di Cappadocia, Royal Balloon. Tepat jam 6 pagi kami udah sampai di tempat berkumpulnya orang-orang yang ingin menikmati sensasi naik balon udara. Sebelumnya, kami disuguhi sarapan sambil menunggu kabar apakah kondisi alam memungkinkan untuk balon mengudara. Sebab bila cuaca jelek, tak ada satupun operator yang berani menerbangkan balonnya. Alhamdulillah, setelah melihat lampu hijau menyala, kamipun segera dibawa ke lokasi untuk terbang. Yeaayy !!

Foto sesaat sebelum menuju lokasi Hot Air Balloon

Read More »

Turki yang Menakjubkan (Bagian 4)

Hari baru menjelang sore, tapi suasana udah semakin berkabut dan mulai gelap. Bila musim dingin tiba, memang siang terasa lebih pendek waktunya,  jam 4 sore aja udah terasa gelap seperti maghrib. Kalau sedang musim panas, justru siangnya yang lebih panjang dimana jam 9 malam masih terang seperti sore. Walaupun hari mulai gelap, kami tetap menuju ke persinggahan berikutnya yaitu Cotton Castle di Pamukkale.

Sumber mata air panas di Cotton Castle, Pamukkale

Read More »

Turki yang Menakjubkan (Bagian 3)

Gunaydin Kusadasi (Selamat pagi Kusadasi)”…

Pagi ini kami dibawa mengunjungi sebuah Leather Factory Outlet di Kusadasi. Setibanya disana kami disuguhi minuman Cay yang khas, lalu dipersilahkan duduk depat dibibir sebuah panggung kecil untuk menyaksikan peragaan koleksi jaket kulit dari Silvio Leather. Beberapa model turut memperagakan koleksi-koleksinya yang indah. Bahkan untuk menghidupkan suasana, 2 orang dari peserta tur diajak untuk sekedar berlenggak-lenggok di panggung. Setelah itu, kami dipersilahkan untuk melihat-lihat koleksi mereka di lantai 2. Bagus-bagus banget tapi harganya mahaaaaall !

Read More »

Turki yang Menakjubkan (Bagian 2)

Setelah mengunjungi Troia, bus melaju membawa kami menuju ke Pergamon. Sepanjang perjalanan tampak guguran salju menyelimuti apapun yang terlihat di kanan dan kiri jalan. Pohon-pohon dan perbukitan tertutup salju, begitu juga atap-atap rumah. Nyaris gak terlihat aktifitas warga diluar, mungkin mereka memilih untuk berdiam di rumah aja selama gak ada keperluan yang mendesak. Kabut juga membuat pandangan mata sedikit terhalang. Menurut tour guide kami, memang ini adalah musim dingin terekstrim di Turki selama kurun waktu 35 tahun terakhir (bisa dibayangkan dinginnya kayak apa kan?). Angin yang berhembus sangat dingin itu konon berasal dari Siberia. Dan kami berdua berkesempatan “menikmati” rasa dingin itu pada kunjungan ke Turki kali ini. Aku gak tau ini menjadi suatu keuntungan atau malah malapetaka… hahaha. Canakkale memiliki suhu udara yang lebih dingin daripada kota Istanbul, sebab saat kami berada di Istanbul kemarin salju tidak begitu tebal, sementara di Canakkale terlihat tumpukan salju tebal dimana-mana.

Read More »